Entry: Lebam Sunday, September 02, 2007



Sengkarut waktu yang selama ini seakan menyindirku dengan wajah bengisnya seakan mempertegas jiwaku yang semakin kerdil. Bening embun pada tetesan daun seakan tak mampu mewakili jiwaku yang sakit. Aku terkurung dalam lingkaran kebencian pada orang-orang yang selama ini mempelasahku dengan mata apinya.

Pagi ini memang aku tak ingin beranjak kemanapun, aku hanya ingin menikmati teh hangat yang selalu aku seduh pada tetesan luka. Masih terngiang omelan nenekku yang puluhan tahun lalu telah pergi, mainan masa kecilku dan semua aktivitas mimpi yang aku arungi tadi malam.

Perjalanan menuju sempurna. Yah, mungkin semua orang mengarah kesana. tapi aku memang terasing disini. Ada yang tak mampu aku tuntaskan dari setiap kesunyian yang aku setubuhi. Semuanya hanyalah bentuk dari kemunafikan yang maha sempurna

Tuhan, maafkan aku jika sempat meragukan keagunganMU, aku hanya debu yang selalu jadi noda bagi semua orang lain. Mereka seakan bicara aku memang tak pantas untuk kau cipta.

Sruppp... ahhh... sungguh nikmat teh ini.

Pekanbaru Akhir Agustus 07

   2 comments

kungfuchem
February 13, 2009   06:15 PM PST
 
numpang mampir ya.. kalo sempet kunjung balik,

salam persaudaraan
http://kungfuchem.blogspot.com
http://chemistcore.blogspot.com
http://drugsencyclopedia.blogspot.com
http://rumus-kimia.blogspot.com
http://cancer-care-mesothelioma.blogspot.com
Name
September 1, 2008   02:09 PM PDT
 
Selamat menunaikan ibadah ramadhan. salam kenal

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments