|
kutandu rindu yang ada pada lagu yang kutahu itu tak merdu kugubah sejarah penuh darah penuh lintah kini kau juga tahu, bahwa aku hanyalah sisa-sisa sunyi yang mencoba merangkak menyusuri separuh jiwaku yang dulu pernah akrab denganku. tapi kini, semuanya sirna ditelan raksasa waktu yang semakin hari merayap melumat udzur usiaku tuhan, ada ribuan demonstran yang berontak dan mencoba untuk keluar dari dalam dadaku. yang pasti, mereka tak setuju setan jadi presiden |
| Leave a Comment: |